Hasil peninggalan kebudayaan dari Kerajaan Kediri berupa candi, arca, prasasti, dan kitab. Candi peninggalan Kerajaan Kediri adalah Candi Gurah dan Candi Tondowongso. Selain Candi, ada juga patirtan (pemandian) suci Kepang yang ditemukan tahun 1983. Peninggalan budaya berupa prasasti pada masa Kerajaan Kediri, antara lain Prasasti Turun Hyang Setelah pemerintahan dinasti Warmadewa berakhir, Bali diperintah oleh beberapa raja diantaranya yaitu: Jayasakti. Jayasakti memerintah kerajaan Bali dari tahun 1133-1150 M, satu zaman dengan pemerintahan jayabaya di Kediri. Saat memerintah, Jayasakti dibantu oleh penasehat yang terdiri dari senopati dan pendeta baik agama Hindu dan juga Buddha. Tali juwita ini merupakan peninggalan kerajaan kutai yang menyimbolkan 7 muara dan 3 anak sungai (sungai Kelinjau, Belayan dan Kedang Pahu) yang dimiliki sungai mahakam. Tali juwita ini terbuat dari benang sebanyak 21 helai dan biasanya digunakan dalam upacara adat Bepelas. Baca Juga : Sejarah Kerajaan Kediri. Keris Bukit Untuk kegunaan lain, lihat Kediri. Kerajaan Kadiri, Kediri disebut juga dengan Daha atau Panjalu ( Jawa: ꧋ꦥꦤ꧀ꦗꦭꦸ, translit. Pañjalu) adalah sebuah kerajaan Hindu - Buddha yang terdapat di Jawa Timur, antara tahun 1042 – 1222. Dan merupakan salah satu kerajaan hasil pembelahan yang juga didirikan Airlangga [1]. Makalah kerajaan kutai. 1. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tak dipungkiri bahwa Indonesia sangat mudah menerima masuknya kebudayaan Hindu dan Budha. Masuknya agama dan kebudayaan Hindu-Budha dari India ke Indonesia berpengaruh besar terhadap perkembangan kebudayaan Indonesia. Unsure-unsur kebudayaan Hindu-Budha tersebut berpadu dengan Raja – Raja Kerajaan Kediri 1. Raja-Raja Raja Berkuasa Saat Daha Jadi Ibukota Panjalu a. SRI SAMARAWIJAYA , putra airlangga = prasasti PAMWATAN (1042). Sepeninggal Raja Airlangga dan selama kekuasaan Samarawijaya, Kerajaan Janggala dan Panjalu tidak pernah hidup berdampingan secara damai. 7CW8M.

sistem pemerintahan kerajaan kediri